Review Pengguna Toyota Agya

Mobil yang membidik segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini ditawarkan dalam lima varian. Toyota Agya dibanderol dengan harga termahal Rp 158,6 juta (OTR Jakarta) untuk tipe mobil Agya 1.2 TRD A/T. 

Model yang tampil lebih sporty ini juga punya versi transmisi manual seharga 145,5 juta. Di bawahnya ada 1.2 G A/T (Rp 154,3 juta), 1.2 G M/T (Rp 141,3 juta) dan 1.0 G M/T (Rp 138,2 juta).

Pilihan dapur pacunya ada dua. Mesin Agya yang paling bertenaga, yaitu 1,2 liter DOHC 4 silinder berteknologi Dual VVT-i, menghasilkan daya maksimal 88 PS dan torsi 107,8 Nm

Satunya lagi, 1,0 liter berspesifikasi sama, tapi dengan tenaga yang lebih kecil, 67 PS dan torsi 89,2 Nm. Disediakan dua pilihan transmisi: manual 5-percepatan dan otomatis konvensional 4-percepatan. Pengendalian dibuat lebih mudah dan mantap, berkat teknologi Drive by Wire dan Electronic Power Steering.

Kelebihan

Eksterior Toyota Agya

Berkat penyegaran pada bagian eksteriornya, Toyota Agya tampil lebih modern dan sporty. Bumper depan yang baru ditandai dengan lampu proyektor headlamp dengan lampu LED (pada tipe TRD) dan grille radiator berbentuk trapesium yang menciptakan kesan modern.

Di bagian samping terpasang spion dengan lampu sinyal untuk berbelok. Di bagian belakang desain lampu rem membentuk huruf "L" yang menghasilkan kesan mewah. Sedangkan bumper barunya yang seolah dipahat itu menonjolkan kesan berotot. Spoiler baru dengan lampu rem terpasang di bagian atas pintu bagasi.

Interior Toyota Agya

Ketika pintunya yang agak ringan itu dibuka, Wigo menyajikan interior yang desainnya ciamik, kalau tidak bisa dikatakan cerdas. Penampilan dasbornya jelas lebih bagus daripada perkiraan Anda, demikian pula dengan setirnya (terinspirasi dengan FJ Cruiser) dan unit hiburan berupa 2-DIN DVD/USB/iPod-ready. Mobil ini dilengkapi fungsi navigasi, tapi antena dan SD Card yang berisi peta harus dibeli. Jendelanya yang power window sudah standar, sama seperti power steering dan AC-nya yang cukup kuat.

Untuk istilah interior Agya, mobil-mobil Toyota sama dengan produksi TAM lainnya, yang memanfaatkan kapasitas bagasi lebar dan dilengkapi dengan AC, power window dengan auto-down untuk pengemudi dan central door lock.

Terkait permasalahan tempat duduknya, Toyota Agya membungkus tempat duduk dengan bahan kain headrest dan tentunya dilengkapi dengan sabuk pengaman.

Agya Special untuk Toyota TRD S dan Toyota sudah menghadirkan fitur-fitur chrome di Agya G AC Register, 2 Din audio CD/MP3/USB/Aux, lis chrome di speedometer, tuas gigi chrome untuk parkir dan tuas rem parkir chrome, berikut sistem power steering.

Sedangkan varian menengahnya (Toyota Agya E) sudah disertai speedometer, berikut 1 Din audio CD/MP3/USB/Aux. Rumornya, varian teratas akan dilengkapi dua airbag.

Efisiensi BBM

Sangat hemat BBM. Saya memang bukan pengemudi yang paling peduli dengan keselamatan lingkungan, tapi sekali mengisi BBM masih cukup untuk berminggu-minggu. Tangki BBMnya sangat kecil juga, jadi bisa di .. dengan harga sekitar £40.- Murah untuk dijalankan dengan grup bebas pajak dan asuransi terjangkau.

Keren! Murah, andal dan membeli Toyota Agya tidak menguras isi kantong.

Kekurangan

Mesin Toyota Agya

Mesinnya perlu ditingkatkan lagi, tapi hasilnya akan terasa. Walaupun begitu,Toyota Agya kurang bagus handlingnya di kecepatan tinggi dan mudah goyah oleh angin karena bobotnya yang enteng. Jadi, mobil ini kurang cocok di jalan tol.

Mesinnya kesulitan sekali di jalan menanjak dan kedodoran di kecepatan lebih dari 100 kpj. Bagasinya kecil tapi dalam, jadi bikin kaget juga ternyata bagasinya bisa menampung banyak barang bawaan. Saya pastinya merekomendasikan versi yang 5 pintu daripada yang 3 pintu dan minta breakdown cover dari Club Toyota karena Anda pasti membutuhkannya!

Masalah Rem & Kopling di Toyota Agya

Masalah pertama adalah koplingnya yang masuk tapi tidak bisa jalan. Bodoh kadang-kadang. Jadi menurut saya, mobil ini juga selalu bikin saya kerepotan. Sebagai sopir di agen pengiriman, rata-rata saya berkendara 1300 sampai 1600 km dalam seminggu.

Ini mobil yang luar biasa dan paling hemat BBM yang pernah saya kendarai. Untuk servisnya, saya lakukan perawatan sendiri, jadi bisa sedikit menghemat biaya. Saya belum pernah mengganti kampas rem, tapi setelah dipakai 60 ribu km, sekarang remnya jadi kurang pakem. Ukurannya juga kecil - terlalu kecil. Itu satu-satunya masalah saya dengan mobil ini. Selain itu, semuanya oke.

Selama 2 tahun mengendarai Toyota Agya ini, saya harus mengganti unit komputer semuanya, mengganti kopling, memperbaiki atapnya yang bocor, mengganti jendela penumpang di belakang, karena sudah copot, perlu servis tiap 5 bulan dan pedal rem, mengganti ban, dll.

Keseluruhan

Toyota Agya asyik untuk dikendarai, dan tentunya bakal dipertimbangkan oleh siapa saja di Indonesia yang menginginkan mobil kecil, murah dan andal. Mobil ini oke, terutama untuk pengemudi baru, karena sangat terjangkau dan tidak mahal.

Tapi, dengan banyaknya pilihan mobil kecil di tahun 2020 ini, mungkin bukan pilihan terbaik untuk Anda beli.

Toyota Agya
Toyota Agya