Apakah DFSK Glory E3 2020: Lebih Murah Dari Versi Cina?

Dengan menggandeng APM DFSK, PT Sokoindo Automobile memperkenalkan SUV listrik bernama DFSK Glory E3 2020 produksi Indonesia di Electric Motor Show (IEMS) 2019. Tetapi, harga mobil listrik ini belum dipastikan. 

Mengandalkan kebijakan One Belt One Road, Dongfeng Sokon (DFSK) sudah membangun bisnis patungan di Indonesia untuk memasuki pasar Asia Tenggara di tahun 2018, yaitu DFSK motor Indonesia. Belum lama ini, perusahaan tersebut mengungkapkan tentang pabrik perakitannya di Indonesia, yang memiliki kapasitas untuk memproduksi kendaraan yang murni mengandalkan energi listrik.

Dongfeng Glory E3 akan resmi diluncurkan di Indonesia dan menjadi mobil listrik Indonesia yang pertama.

Akankah DFSK Glory E3 lebih murah dari versi Cina? 

Sekarang kita tahu bahwa mobil tersebut dibuat di dalam negeri, tapi apakah itu berarti DFSK E3 harganya akan lebih murah dibandingkan di Cina?

Dongfeng Glory E3 adalah mobil pertama yang murni berbasis listrik produksi Dongfeng, yang mencerminkan kemajuan kelompok bisnis tersebut dalam menciptakan semua kendaraan berbasis listrik.

Penampilan DFSK Glory E3 mirip dengan model yang diluncurkan sebelumnya, yaitu ix5, Glory 580 dan model-model lain. Mobil ini menggunakan grille horizontal berukuran besar yang cocok dengan lampu depan LED, desain atap suspensi dan unit ban 225/55R18.

Untuk dimensinya, DFSK Glory E3 memiliki panjang 4.385mm, lebar 1.850mm, tinggi 1.650mm, jarak sumbu roda 2.655mm, dan jarak ke tanah (ground clearance) maksimal 180mm.

Untuk interiornya, DFSK Glory E3 menggunakan gigi tipe twist, panel instrumennya sudah mengusung desain digital LCD sepenuhnya, konsol pusatnya dilengkapi layar sentuh 10,25 inci, dan sistem koneksi cerdas bawaan Lin OS 4 yang dilengkapi kontrol suara, kontrol jarak jauh, dan pengaturan skenario. 

Setirnya dibungkus kulit rata dengan desain yang tidak kedap udara. Dalam hal perlengkapan, DFSK Glory E3 memiliki perkembangan cadangan, deteksi pejalan kaki yang berjalan pelan, rem tangan elektronik EPB, jok kulit, enam airbag SRS tambahan, dan sistem peringatan perpindahan jalur.

Spesifikasi DFSK Glory E3

Untuk sumber dayanya, DFSK E3 menggunakan teknologi listrik dengan model Baterai Listrik yang sepenuhnya mengandalkan baterai dan motor listrik sebagai tenaga penggeraknya.

Dalam hal tenaga, terdapat motor listrik yang disebut permanent magnet synchronous motor yang mampu menghasilkan tenaga hingga 160 Tk dan torsi 300 Nm. Tenaga penggerak motor listrik ini bersumber pada baterai listrik berkapasitas 52,5 kWh dan sanggup menempuh jarak hingga 405 Kilometer dengan kondisi baterai terisi penuh.

Unit baterainya memiliki daya tahan air tekanan tinggi IP67 dan daya tempuh maksimal lebih dari 400 kilometer. Mobil ini menawarkan 3 perpindahan mode mengemudi dan bisa diisi ulang hanya dalam waktu 30 menit.

DFSK Glory E3 2020 tersedia dalam tiga pilihan warna, yaitu Interstellar Blue, White Pearl, dan Flaming Red.

"Intinya adalah bagaimana kami mendukung program pemerintah. Pokoknya keinginan kami tidak jauh dari itu," (pls rephrase the following sentence) ujar Kepala Perencanaan Produk PT Sokonindo Automobile, Ricky Humisar di Balai Kartini, Jakarta.

Dongfeng Glory E3 sudah mengumumkan harganya di Shanghai Auto Show tahun 2019, yang berkisar antara Rp 200 - 300 juta setelah subsidi. Mempertimbangkan kebiasaan Wuling Hongling Hongguang yang menjual dengan harga lebih mahal daripada domestik, dan tidak adanya kebijakan subsidi dari pemerintah, seharusnya harga semua Dongfeng Glory E3 60 jutaan lebih mahal dibandingkan di dalam negeri. 

Melihat harga Glory E3 Rp 260 - 360 juta, masih perlu dicermati apakah penjualan DFSK E3 sudah memenuhi harapan atau belum!

DFSK Glory E3
DFSK Glory E3